Renovasi Rumah Sesuai Bujet, Bagaimana Mengaturnya?

renovasi rumah minimalis

Rumah mulai terasa membosankan? Atau banyak yang perlu diperbaiki? Mungkin itu tandanya kamu butuh renovasi rumah. Sebagai tempat istirahat dan berkegiatan, rumah memang harus senantiasa nyaman ditinggali. Bagian-bagiannya perlu memiliki fungsi maksimal untuk memenuhi kebutuhan penghuninya.

Namun, membayangkan renovasi rumah sepertinya cukup menguras pikiran, tenaga, dan waktu. Belum lagi, biaya yang dikeluarkan biasanya tidak sedikit. Nah, bagaimana kita bisa mengatur agar renovasi rumah tidak menjadi hal yang memusingkan?

Lihat Kebutuhan Renovasi Rumah

renovasi rumah sederhana

Sumber : Parenting.dream.co.id

Pada dasarnya, renovasi rumah basanya dilakukan karena dua hal: rumah membutuhkan bagian dan fungsi yang baru, atau bagian rumah perlu diperbaiki karena fungsinya sudah berkurang. Sering kali, pada prosesnya, kita sebagai pemilik rumah jadi terpikir untuk mengubah bagian lain dari rumah, tidak hanya berfokus pada masalah utama.

Misalnya saja, niat awal adalah menambah kamar di bagian belakang rumah, tetapi renovasi ternyata berlanjut ke arah taman dan mengubahnya juga. Hal seperti ini yang seharusnya dihindari. Seandainya yang kamu butuhkan adalah renovasi rumah bagian depan, sebaiknya selesaikan bagian itu terlebih dahulu sebelum mengubah bagian lain.

Salah satu cara untuk bisa melakukan ini adalah dengan menentukan skala prioritas. Dengan begitu, kamu bisa tahu bagian mana yang sangat perlu renovasi, dan bagian mana yang hanya menjadi tambahan.

Skala prioritas ini sangat membantu terutama kalau kamu memiliki bujet terbatas. Jadi, hal seperti ini harus ditentukan sejak awal sebelum perencanaan matang dibuat.

Cari Referensi Desain

Sebelum bisa melangkah untuk menghitung bujet yang akan dikeluarkan, hal pertama yang harus dibuat adalah desain bagian yang akan direnovasi. Sebenarnya, kamu tidak perlu menyewa jasa desainer profesional untuk melakukan ini. Sebab, biayanya bisa cukup besar.

Pada praktiknya, kontraktor atau tukang yang sudah ahli bisa membantu kamu untuk melakukan perkiraan desain dan bujet renovasi. Trik ini yang sering digunakan untuk renovasi rumah kampung, terlebih jika tidak ada desainer yang terjangkau untuk membuat gambar rumah. Untuk detailnya, kamu dapat mencari referensi di situs seperti Pinterest atau platform lainnya.

Kekurangan renovasi rumah tanpa bantuan desainer profesional adalah kamu harus menemukan tukang yang benar-benar mengerti tentang visi kamu mengenai rumah itu nantinya. Ini untuk menghindari kesalahpahaman saat kamu memberikan instruksi mengenai desain atau detail renovasi lainnya.

Temukan Kenalan Kontraktor atau Tukang

Jasa kontraktor profesional bisa terbilang mahal karena mereka mengikuti standar industri dalam memberikan harga. Agar renovasi rumah bisa hemat bujet, kamu sebaiknya mencari kenalan melalui kerabat atau relasi lainnya. Siapa tahu, mereka pernah melakukan renovasi rumah dan merekomendasikan tukang dengan kualitas kerja yang bagus.

Akan menjadi nilai plus apabila tukang yang direkomendasikan sudah pernah mengerjakan berbagai rumah seperti renovasi rumah minimalis, modern, klasik, dan sebagainya. Jadi, ketika kamu memberikan visi mengenai gaya rumah, mereka sudah mengerti dan bisa bekerja secara maksimal.

Sebagai catatan, setiap tukang biasanya memiliki kapasitas masing-masing. Misalnya saja, ada tukang yang biasa mengurus struktur bangunan, bekerja dengan material kayu atau besi, serta tukang yang mengerti kelistrikan. Kamu perlu melakukan sesi tanya jawab untuk mengetahui hal ini dan mempekerjakan tukang yang bisa mengerjakan renovasi yang kamu berikan.

Menyepakati Sistem Bayar Tukang

Biasanya, para tukang bekerja secara tim dan akan menawarkan dua jenis pembayaran yaitu borongan atau harian. Sistem borongan lebih cocok digunakan saat desain rumah sudah pasti dan berbentuk gambar yang bisa dimengerti para tukang, lengkap dengan ukuran dan dimensinya.

Pada dasarnya, sistem borongan berarti kamu memercayakan sejumlah rencana pengerjaan ke kepala tukang dan menyerahkan semua prosesnya. Sesekali, kamu datang untuk mengecek pekerjaan. Mereka akan membeli material dan mengurus semua keperluan pekerjaan.

Sementara pada sistem bayaran harian, mandor atau kamu sendiri sebagai pemilik rumah yang mengatur pekerjaan dan membeli material. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangannya, tergantung kesepakatan yang kamu buat dengan tukang atau kepala kontraktor.

Cari Tahu tentang Material dan Dasar Konstruksi Rumah

Setelah desain sudah fix dan referensi gambar sudah didapatkan, lalu apa selanjutnya? Ya, belanja material. Nah, ini adalah tahap yang cukup menguras tenaga, pikiran, dan waktu. Sebab, material bangunan memiliki jenis yang banyak sekali.

Setiap bahan atau material memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jangan kaget, kamu pasti mengalami kebingungan saat harus memilih bahan untuk rumah. Misalnya saja memilih jenis dan motif keramik, cat tembok, material konstruksi, dan lain-lain.

Dalam memilih, tentunya kamu akan mempertimbangkan tampilan dan harga. Namun, tidak kalah penting juga untuk memilih material berdasarkan perawatan, perlindungan, dan ketahanannya dalam jangka panjang.

Meski benar kata orang, ada harga ada rupa, tapi ini bukan berarti kamu perlu memilih harga termahal di toko saat membeli material. Usahakan memilih sendiri sambil melihat kualitas produk. Kebijakan dalam memilih bahan bangunan akan terasa beberapa tahun ke depan, terutama ketika renovasi rumah tahan lama.

Kontrol Sendiri Bujet dan Proses Renovasi Rumah

Renovasi rumah memang cukup melelahkan. Maka dari itu, persiapkan mental dan tenaga sejak awal. Jangan sampai, pembangunan berhenti di tengah jalan karena kamu tidak punya waktu untuk menengoknya.

Walaupun kamu memilih sistem borongan, kamu tetap harus melihat proses renovasi dan memberi masukan saat proyek berjalan. Ini dilakukan agar hasil akhir nantinya sesuai dengan keinginan Anda sebagai pemilik rumah.

Sebisa mungkin, awasi proses renovasi rumah sejak proses desain, budgeting, belanja material, pengerjaan, hingga finishing. Ingat, rumah akan kita tempati dalam waktu yang relatif panjang. Pastikan rumah mendapatkan renovasi yang paling baik dan membuat nyaman seluruh penghuninya.

Mau Cari Rumah Sementara? Cek di Sini!

maniaestate

Sumber : Maniaestate.com

Kamu sudah pernah dengar tentang Mania Estate? Mania Estate adalah platform yang menyediakan jual beli dan sewa rumah di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Ketika sedang renovasi rumah, kamu tentunya membutuhkan tempat tinggal sementara. Di Mania Estate ini kamu bisa menemukan rumah sewaan yang sesuai dengan bujet. Dengan list rumah yang sudah terjamin kualitasnya, kamu pasti akan menemukan rumah sewaan yang nyaman di Mania Estate sambil menunggu renovasi rumah selesai.

Bukan hanya itu, Mania Estate juga jadi tempat yang tepat bagi kamu yang ingin menjual atau membeli rumah. Karena semua daftar properti dikurasi dengan tim dari Mania Estate, semua kualitas rumah yang terdaftar adalah rumah siap huni. Penasaran dengan platformnya? Kunjungi Mania Estate dan temukan rumah impianmu!

Renovasi Rumah Sesuai Bujet, Bagaimana Mengaturnya?

mall di kabupaten tangerang