Belajar Sejak Dini, Inilah Investasi untuk Mahasiswa yang Paling Tepat

belajar investasi

Sebuah penelitian pada tahun 2014 yang dilaksanakan secara terbatas di kalangan mahasiswa menemukan bahwa minat investasi yang ada pada mahasiswa Indonesia dipengaruhi oleh pengetahuannya di bidang investasi.

Dengan kata lain, masih banyak mahasiswa yang tidak berani masuk ke dunia investasi karena tidak memiliki pengetahuan yang cukup. Pola pikir bahwa investasi hanya bisa dimulai nanti ketika memiliki penghasilan yang besar menjadi salah satu hambatan. Padahal, investasi memiliki banyak ragam dan bisa dimulai kapan saja.

Bagaimana Memulainya?

investasi reksadana untuk mahasiswa

Sumber : anakteknikindonesiaco.id

Kenapa anak muda perlu didorong untuk memulai investasi? Pertama, semakin muda seseorang, risiko finansialnya masih tergolong rendah. Selain itu, karena bisa dilakukan di waktu senggang, investasi untuk mahasiswa bisa jadi solusi bagi mereka yang mau mendapatkan uang tetapi belum memiliki waktu untuk bekerja.

Jangan salah, kalau kamu belajar dari sekarang, bisa jadi investasi ini mendatangkan keuntungan dan menjadi tabungan masa tua kamu. Beruntungnya, saat ini sudah banyak investasi yang bisa dimulai dengan uang Rp100 ribu saja—lebih murah dari uang jajan di mal, bukan?

Untuk bisa memulai investasi, literasi keuangan menjadi hal yang penting. Mulai sekarang, cari motivator atau ahli finansial yang berbagi cerita atau bahkan kelas mengenai investasi. Dari sana, kamu bisa belajar mengenai istilah-istilah investasi, apa bedanya investasi dan trading, bagaimana menganalisis pasar, dan lain-lain.

Kalau perlu, baca buku tentang keuangan dan investasi. Inilah salah satu cara kamu bisa “melek” investasi untuk mahasiswa dan memulainya. Setelah itu, mulai sisihkan uang secara rutin dan simpan dalam satu tabungan. Kamu perlu terbiasa dengan menabung karena uang tabungan tersebut nantinya akan dialihkan menjadi investasi sesuai dengan jenis investasi yang kamu pilih.

1. Kenali Kebutuhan dan Aset yang Dimiliki

Ini adalah cara awal kamu menentukan investasi apa yang cocok untuk kamu jalani. Pertama, apa kebutuhan dan tujuanmu dalam berinvestasi? Kalau tujuannya adalah untuk pendapatan bulanan, carilah investasi jangka pendek yang bisa memberikan keuntungan bulanan.

Setelah itu, hitung juga aset yang kamu miliki. Apakah kamu sudah memiliki aset real sendiri, dan dari mana kamu akan memulai aset finansial? Berapa uang yang bisa kamu sisihkan untuk berinvestasi setiap bulannya?

Memang, kalau sudah berniat investasi, berarti kamu juga harus mengorbankan beberapa hal yang tidak terlalu penting dan mengalihkannya ke investasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

2. Ketahui Risiko Keuangan

Risiko keuangan adalah segala sesuatu yang berpengaruh pada flow dan fleksibilitas keuangan kamu. Risiko ini termasuk kerugian saat berbisnis, risiko kerusakan aset, dan risiko lainnya. Kalau sudah mengenali ini, kamu bisa mengetahui berapa dana darurat yang kamu perlu siapkan, dan berapa nilai yang bisa diinvestasikan.

3. Cari Platform yang Mudah Dimengerti

Saat ini, sudah banyak aplikasi investasi untuk mahasiswa yang memudahkan kamu untuk bisa berinvestasi. Di dalamnya, terdapat beberapa jenis seperti reksa dana, pasar uang, dan saham sehingga kamu bisa memilih mana yang paling tepat untuk kebutuhanmu.

Jenis Investasi yang Bisa Dipilih

deposito untuk mahasiswa

Sumber : Kargoku.id

Banyak jenis investasi untuk mahasiswa yang bisa dipilih. Melalui aplikasi investasi, kamu bisa memulai jenis-jenis investasi di bawah ini dengan modal yang minim.

1. Investasi Reksa dana

Reksa dana merupakan salah satu investasi untuk pemula karena risikonya yang tergolong kecil. Reksa dana juga terbagi menjadi beberapa jenis yaitu reksa dana pasar saham, reksa dana pasar uang, dan reksa dana pendapatan tetap.

Karena dikelola oleh profesional di bidangnya, risiko menjadi lebih kecil terutama bagi kamu yang belum terlalu mengerti mengenai strategi di bidang investasi. Selain itu, investasi reksa dana untuk mahasiswa memiliki modal yang cukup minim, bahkan bisa dimulai di angka ratusan ribu rupiah saja.

2. Investasi Emas

Harga emas tidak pernah turun. Itu adalah fakta yang diketahui secara luas. Ini membuat investasi emas untuk mahasiswa cocok untuk dijalani. Namun begitu, perlu diingat bahwa investasi emas adalah investasi jangka panjang. Meski keuntungan sudah mulai terlihat di tahun pertama, sebaiknya tahan hingga mencapai lima tahun sebelum menjual emas yang kamu investasikan.

Selain itu, emas yang sebaiknya kamu beli adalah emas resmi dari ANTAM atau emas tersertifikasi lainnya. Sebab, emas yang berupa logam mulia ini tergolong murni dan tidak membutuhkan biaya pembuatan seperti emas perhiasan. Pecahan terkecil dimulai dari 0,1 gram hingga hitungan 2 kg sehingga kamu bisa memilih pecahan yang sesuai bujet terlebih dahulu.

3. Deposito

Kamu punya tabungan yang bisa dibilang uang dingin atau tidak terpakai? Deposito untuk mahasiswa bisa jadi pilihan investasimu. Dengan bunga keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa, deposito bisa dibilang salah satu investasi yang paling aman.

Kalau investasi reksa dana dijamin oleh perusahaan reksa dana, deposito dijamin langsung oleh bank melalui Lembaga Penjamin Simpanan. Jangka waktunya juga lebih fleksibel karena bisa dipilih antara 3, 6, 9, 12, dan 24 bulan.

4. Investasi P2P Lending

Ini adalah investasi yang belakangan sedang trending. Dengan menjamurnya perusahaan financial technology atau fintech, semakin banyak opsi untuk bisa berinvestasi. Investasi P2P lending memungkinkan kamu meminjamkan sejumlah uang kepada usaha yang membutuhkan.

Dalam jangka waktu yang ditentukan, mereka akan mengembalikan uang beserta keuntungan yang dijanjikan. Ini artinya, kamu bisa mendapatkan keuntungan sambil membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Karena dilakukan secara kolektif dalam aplikasi fintech, P2P lending bisa dimulai dari Rp100.000 dengan keuntungan yang disesuaikan.

Kalau Sudah Untung, Baru Kumpulkan Aset Lainnya

investasi untuk pelajar sma

Sumber : Rudiyanto.blog.com

Nah, kalau kamu sudah merasakan keuntungan dari investasi untuk mahasiswa, barulah kamu bisa mengumpulkan uang untuk membeli aset lainnya seperti rumah. Rumah atau properti sejatinya bisa menjadi aset real dan investasi jangka panjang karena nilainya yang terus bertambah setiap tahunnya.

Kalau kamu sedang mencari informasi mengenai pembelian rumah. platform seperti Mania Estate bisa menjadi tempat yang tepat untuk membeli aset pertamamu. Bahkan, kamu bisa mencari rumah dengan opsi KPR terutama kalau pendapatanmu sudah mulai stabil.

Sebelum benar-benar membeli aset, tidak ada salahnya kamu lihat-lihat untuk tahu target kamu selanjutnya. Bagaimana, tertarik untuk segera membeli rumah?

Belajar Sejak Dini, Inilah Investasi untuk Mahasiswa yang Paling Tepat

mall di kabupaten tangerang